Namun topeng yang dikenakan oleh para staf rumah sakit terlihat berbeda dari para pasien itu.
Apa yang mereka lakukan ini adalah suatu bentuk solusi untuk mengurangi kecanggungan antara dokter dan pasien yang dicanangkan oleh pemerintah setempat.
Para pasien itu sendiri merupakan pasien yang akan menjalani pemeriksaan ginekologi (Ilmu Kewanitaan).
Program ini ditargetkan untuk para wanita yang berumur 30 sampai dengan 70 tahun dimana mereka akan diperiksa terkait kanker rahim dan kanker payudara.
Menurut pemerintah setempat, cara tersebut dinilai berhasil karena dengan mengenakan topeng, mereka tidak perlu malu karena dokter tidak akan mungkin melihat wajah para pasien tersebut.
Foto-foto ini diunggah oleh akun Facebook Tipcable TV pada 4 mei 2017 dan sudah dibagikan lebih dari 1900 kali serta dikomentari pengguna Facebook lain lebih dari 200 komentar.
Peeriya Kaithong: Jangan malu. Ladies, sebagai manusia, ingatlah tes ini bertujuan untuk mencegah kanker.
Veena Guilmain: Penting untuk pengobatan... membantu... Penyakit adalah kenyataan. Ini bukan soal malu...
Ditsapong Ake Bunyutithamkul: Ide yang bagus. Saya hargai.
Jeerawat Charoenpol: Keren sekali....- in, trevor.
Komsun Suwannarurk: Bagaimana kalau aku menemukan dokter yang ternyata gadungan?


