“Diisap kuyang memang anakku ini. Enggak rela saya. Kalau meninggal wajar, saya terima. Tapi ini, anakku sehat-sehat saja sebelumnya malah seperti biasa enggak ada sakit, enggak ada apa-apa.
Sehat anakku itu,” ujar Syarifah yang tertekan dan berduka. Diakui Syarifah, ia sama sekali tak miliki firasat apapun. Namun pada Jumat malam (29/12), entah kenapa ia ingin mencuci semua pakaian almarhum anaknya.
“Malam itu, kucuci semua bajunya. Itu aja kurasakan kalau baju anakku enggak ada pada habis semua,” ujarnya.
Terpisah, sejak anaknya meninggal tak wajar, Syarifah tidak serta merta meng-upload soal kematian tak wajar itu ke media social (medsos). Namun, ia melihat status tetangganya, bahwa anaknya yang juga masih bayi, sering menangis tak wajar saat tengah malam.
“Waktu itu kubilang saja ke tetanggaku, jaga anakmu. Jangan sampai seperti aku,” ujarnya.
Dan setelah ia meng-upload status tentang kematian anaknya di medsos, warga pun mulai menanggapi. Bahkan ada yang mengaku melihat hantu kepala terbang.
Sehingga dipastikan bukan hanya Syarifah yang mengalami. Namun beberapa warga seperti pemilik akun facebook: Butik Fauzan, yang juga memiliki bayi. Termasuk Khusnul, warga Jalan Kemuning RT. 4 No. 29 PC V PKT.
Menurut Khusnul, yang ditemui di sela-sela acara penyerahan TPA di Pasar Telihan Selasa lalu (27/12), saat sedang memberi makan ikan di kolam rumahnya, dia melihat sosok kepala yang menyala di atas pohon depan rumahnya. Sontak, ia langsung memfoto sosok tersebut.
Anehnnya, esok harinya akibat memfoto makhluk jadi-jadian tersebut matanya bengkak dan merah. Dan kemarin (30/12) pun kedua mata Khusnul masih terlihat merah.
“Saya lihat benar, muncul di pohon itu. Sebelumnya saya juga dengan suara tangisan perempuan,” ujarnya.
Dikatakan Khusnul, ia juga memiliki seorang bayi yang masih satu tahun umurnya. Dan sudah lima hari sakit panas. Tapi anehnya, ia merasa panasnya bukan sembarang panas.
“Biasa kalau panas, dikasih minum panadol, pasti turun. Ini enggak. Dan kalau malam, seperti marah-marah terus memandang ke atas,” ujar Khusnul. Khusnul mengaku, jika di daerahnya tersiar sering ada wanita mondar-mandir seorang diri. Senada, tetangga depan rumah Khusnul, yang juga bekerja di PKT, mengaku melihat ada sosok kepala terbang.
“Suami mbak Irma, depan rumah juga melihat kuyang itu,” kata Khusnul.
Sebelumnya, Irma pun mengupload jika ia merasa takut ditinggal suami kerja malam. Karena suaminya bercerita jika pernah melihat sosok aneh tersebut.
Hantu Kuyang menurut definisi Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah hantu perempuan yang menurut kepercayaan orang Kalimantan Timur, pada malam hari kepala dan isi perutnya dapat terbang, mengisap darah orang hamil atau orang yang baru melahirkan.
Sementara menurut artikel di wikipedia, kuyang merupakan siluman berwujud kepala manusia dengan tubuh yang menempel tanpa kulit dan anggota badan yang terbang untuk mencari darah bayi atau darah wanita yang habis melahirkan. Dikenal di Kalimantan, Kuyang sebenarnya adalah perempuan yang menuntut ajaran ilmu hitam untuk mencapai kehidupan abadi.
Tertulis juga bahwa pada siang hari seorang kuyang akan menempuh hidup sehari-hari sebagaimana orang biasa. Namun biasanya mengenakan pakaian jubah. Pada malam hari kuyang akan terbang mencari darah bayi atau darah persalinan untuk diisap sebagai sarana menambah kekuatan ilmunya. Orang yang melihat kuyang biasanya melihatnya seperti burung besar. (*)

