Korban sempat menghindar dengan kembali masuk ke musala. Tak berselang lama, korban kembali keluar musala.
Saat itulah, beberapa orang langsung mengeroyok korban.
Kapolsek Blega AKP Hartantan mengungkapkan, korban diserang secara bersamaan ketika turun dari musala usai melaksanakan salat dzuhur.
"Hasil penyelidikan, dugaan sementara kejadian tersebut bermotifPilkades (pemilihan kepala desa) Karang Gayam.
Kami belum bisa memastikan berapa orang pelaku pengeroyokan," ungkap Hartanta.
Desa Karang Gayam melaksanakan pilkades serentak bersama 140 desa lainnya di Kabupaten Bangkalan pada Kamis (27/10/2016).
Gelombang protes dari para pendukung salah satu calon sempat mewarnai tahapan - tahapan pilakdes di sembilan desa.
Termasuk pada tahapan Pilkades Karang Gayam.

